Hening.. Saat aku tak tau apa yang kurasa…
Mengapa?? Aku terlalu sulit mengartikan rasaku…
Terlalu sulit untukKu memahami jalan pikiranku…
Aku berontak . Hatiku Lelah ..
Hatiku terlalu sakit menanggung ini..
Hatiku terlalu lemah dengan Rasa ini …
Saat saat kemarin..
*saat Kau mulai memasuki kehidupanku…
Sapaan manja dan candaan konyol yang kau torehkan lewat pesan
singkatmu..
Perhatian kecil dan omelanMu kau lantunkan lewat ketikan
ketikan indah itu..
Ntah mengapa. Kau tau mengapa??
Aku terlalu terbiasa untuk itu , Sayang…
Aku telah terbiasa dengan perhatianMu, sapaanMu, candaMu,
bahkan KisahMu..
Tanpa pernah melihatMu, mengenggam erat jemariMu , bahkan
jarang aku mendengar suara indahMu…
Ketikan kata-kata penuh emosional itu…
Menyentuh titik ternyaman dalam diriku..
Hanya Rasa Nyaman dan Aman ..
Itu yang membuatku mencintaiMu..
Hanya itu . Kau berhasil mematahkan ketakutanKu . sayang…
Kau Berhasil membuatKu berani. Rasa takut itu kau ganti dengan
Rasa keberanian untuk mencintai lagi .
Disaat titik terlemah ku yang aku
sendiri susah untuk meredamNya. Dengan hadirnya kamu.. Semua berubah entah
mengapa.
KeberanianKu untuk mencintaiMu itu mungkin salah satu gambaran
Dirimu mulai mempengaruhi kehidupanKu…
Semua cerita Indah kau bawa dalam kisahku yang kurang berwarna
ini.
Kau ganti hitam putih hidupku dengan semua warna yang kau
Punya…
Semua terasa Indah . Sayang..
Bahkan aku takut untuk
kehilangan moment ini.. Terlalu takut …
Setiap kali sebelum aku memejamkan mata . Aku selalu
mengadahkan tanganku keatas , meminta dalam hati ..
Agar Hari esok warna ini
masih ada..
Aku begitu takut sayang..
Sangat…
Amat ..
Takut..
*Apakah kamu pernah merasakan Rasa takut itu??*
Aku Ragu … Amat Ragu…
Kau tak pernah merasakan Rasa takut itu kan?? Bahkan Rasaku??
Ahh… Aku terlalu pengecut untuk menyadari Rasa ini hanya aku
saja yang punya..
Bagaimana Dengan RasaMu?? Apa yang kau Rasa?? Aku tak pernah
mendapatkan Jawaban ini ..
Yang tercipta hanya kata manis Mu . yang aku Ragu kebenarannya
Amat Ragu…
Untuk kata sabar …!!
Aku terlalu lelah untuk bersabar..
Waktu terlalu kejam ..!! Dia seperti peran Antagonis yang
slalu membuatku lelah bergeming dengan waktu dan waktu.
Harus sampai kapan waktu dan sabar itu berakhir??
Aku Muak dengan kata sabar !!
Harus sabar!!
Apa kau tak ingin
muntah mengucapkannya??
Bahkan Aku saja berharap kata itu hilang dari
kosa kata kamus besar Bahasa Indonesia.
*Mengertikah kau ??
Dan Hingga akhirNya waktu itu Tiba….!!
Saat aku menyadari semua Nya , saat Semua nya menjadi Gelap
..!!
Saat Semuanya menjadi Begitu tak berarti…!!
Saat kenyataan pahit itu
terkuak …!!
“Kau tak pernah Mencintaiku” .
Tak usah kau tutupi dengan kata kata yang berbelit itu
,sayang…!!
Haruskah aku yang menerjemahkannya ke depan matamu??
Teralu sakit untuk itu. Mengapa?? Mengapa baru sekarang kau
mengatakannya??
Mengapa tidak dari semalam, kemarin dan dahulu kau
mengatakannya. Membisikkan lembut ditelingaku.
Mengapa tak kau katakan saja
dulu??
Mengapa kau membiarkanku hanyut dalam warna Mu , sayang??
Mengapa tak kau hentikan saja mimpiku sejak awal…??
Mengapa kau membuatku berani untuk mencintaimu.
Yang harusnya
aku sadar konsekuensi ini. Mengapa ?? Mengapa kau membiarkanku terus berharap
dengan rasa konyolku ini??
Mengapa kau membuatku begitu mencintaimu. Dan dalam sedetik
saja kau hempaskan aku. Mengapa?? *
Terlalu sakit… Terlalu penuh dengan Luka…
Apakah Kau suka melihatku sehancur ini??
Apakau tertarik
melihatku harus menangis sesegukkan??
Apakah Moment ini yang kau tunggu
sayang??
“Melumpuhkan hati seseorang dan kau tinggalkan begitu saja…”
Ini kah yang kau harapkan??
*Jika ini. “Selamat sayang, Kamu
berhasil,, kamu berhasil membuat semua Nya menjadi indah dan merubahnya menjadi
neraka” . ***
Kuat ..!!
Aku harus Kuat…!! Ini bukan anjuran , melainkan keharusan …!!
Aku Harus bisa melangkah saat-saat sesulit ini.
Bagi seorang perasa sepertiku . semua terasa sulit ..!!
Harus bisa terbiasa tanpaMu..
Tanpa candamu??
Tnpa sapaanMu??
Tanpa kisahmu?? .
kamu Bodoh kalo mengira itu semua mudah kujalani. Itu saat saat
tersulit ..!! itu saat saat memuakkan…!
Aku terlalu terbiasa dengan kamu..!! terlalu terbiasa…!!
Hingga aku tak mampu membiarkanmu pergi dan menganggap Aku,
kamu Tak pernah mengenal.
Mengapa kau begitu mudah sayang?? .
mengapa kau begitu mudah
tanpa aku? apa aku begitu tak berarti ??
Apa aku hanya kerikil terkecil yang tak kau anggap
kehadirannya..
Apakah sapaanku?, candaku? . semua hanya angin lalu saja…!!
Apakah tak pernah ada ruang untukku??
Apa kau tak bisa
menyisakan ruang kecil saja dihatimu?? Kecil saja??
Bener bener tak ada kah?? .
Yaa. Semua seperti tak ada..!!
1 kenyataan lagi harus ku terima..
Saat tulisan tulisan itu menegaskan sesuatu. Saat tulisan bisu
itu menyiratkan kau tak lagi sendiri.
Secepat itukah??! Sekilat itu kah??
Saat semua hal belum bisa menyembuhkan luka menganga ku.
Mengapa kau tambah Luka ini lagi ?? Mengapa kau torehkan ini sedemikian
dahsyat?? Mengapa hantaman luka ini tak henti hentinya..
Inikah hal yang pantas kuterima??. Apa ini??
Aku terlalu iri dengan Nya sayang….!! Terlalu IRI…
Kau tau itu??!!
Apakah dia terlalu sempurna untukMu??
Yah. Jelas saja dia begitu sempurna untukmu. Terang saja dia
terlalu segalanya dibandingkan aku. Jauhhh…. Yaa.. sangat .. !!
Aku iri dengan nya…!!
Kau tau mengapa?? . kau harus tau mengapa , karna ,Dia dengan
mudahnya mendapaatkan mu..!! Terlalu mudah sayang…!! Dia tak perlu bertarung
dengan waktu sepertiku..
Dia taak perlu berhadapan dengan sang waktu dan kata sabar …!!
Bahkan Mungkin dia tak pernah mendengar kata yang memuakkan
itu…!!
Sedangkan aku??AKu terlalu lelah bertarung dengan sang waktu,
mendengarkan kata memuakkan itu dan pada akhirnya aku tak pernah mendapat
ending yang bahagia untuk pertarungan yang hampir membunuhku itu… Adilkah ini
sayang??
*apakah tak ada sisi keadilan untuk cinta?? Kurasa tak ada..
Tapi yang kusayangkan , Mengapa tak kau hentikan pertarunganku
itu dengan cepat??
Mengapa begitu lamanya aku bertarung, dan saat titik
terlemahku . kau menghancurkannya begitu saja ..
Muak aku menyebut kata
mengapa? Dan kenapa? Karna ku tak pernah mendapatkan jawaban dari kata itu..
tak pernah tak akan pernah..!!
Aku terlalu lemah dengan kisah ciptaan kau ini…!! :’( Terlalu
mudahnya bulir airmata itu jatuh..!! bahkn kau muakkan sayang?? Mendengarkan
keluhan panjangku ini. Begitu Muak .. dan ku rasa kau ingin muntah..!!
Untuk airmataku sendiri . yng sengaja kau ciptakan untuk
mendukung kisah buatanmu ini.??
Kau terlalu jijik melihatnya..
Hingga
kau anggap aku si cengeng yang lemah…!! Kau tak pernah merasakan menjadi aku
kan??
Kau tak pernah Ada diposisi yang mengenaskan ini, bukan??
Kau pernah
rasakan Rasanya jadi aku??
Saat semua yang indah itu berubah menjadi mimpi
buruk. Saat perasaan yang lembut kau tikam tanpa ampun.
Jangan pernah menjudge ku dengan kata-kataMu..
jangan pernah berpikir aku si cengeng yang lemah..!! Please…
jangan pernah berpikir aku si cengeng yang lemah..!! Please…
Aku hanya orang yang tak tau cara melampiaskan rasa sakitku.
Aku hanya seorang yang tak cukup kuat memendam semuanya..
aku tak cukup tegar menyimpan semuanya dan berkata semua kan
baik baik saja..!! .
Aku ingin mereka mengerti , Aku ingin semua merasa luka ku..
dengan begini mereka bisa mengantisipasi agar mereka tak bernasib sama
denganku..
.Cuma itu yang aku ingin..!! Cuma itu sayang…
Tapii , apakah aku
terihat seperti si cengeng yang lemah??
Apakah itu yang dimataMu??
Kau perna coba rasakan jadi aku sayang..!! COBA ..!!
Rasakan
perlahan semua Lukaku.. Rasakan seseorang yang kau cintai menghampiri mu
memberikan iming-iming cinta dan kebahagiaan
, Rasakan sayang… !! Rasakan Baik baik.. saat kau harus bertarung dengan
sang waktu.. Rasakan lagiii saat kau sudah hampir menyelesaikan pertarunganmu .
Rasakan baik baik sayang.. kali ini tolong resapin … Kau dihempaskan dan
ditinggalkan begitu saja .. saat kau bener bener hampir menyelesaikan
pertarungan itu.
Giimana rasanya sayang?? Apakah aku tetap sicengeng yang lemah
itu??
Apakah pandanganmu masih sama??!
Heh.. aku tak terlalu berharap banyak untuk kau merubah
pemikiranmu itu, bahwa aku si cengeng yang lemah..!!
Sudahlah sayang…!! Aku tak butuh kau kasihani.. Aku tak butuh
Cintamu yang pernah kuharapkan dulu itu lagii..
Aku sudah cukup merasakan
cintamu , walaupun aku hanya persinggahan buatmu…
Dan ….
Untuk seseorang yang sempurna diMataMu itu…
Untuk Seseorang yang aku sangat Iri padanya…
Aku hanya ingin menyiratkan sesuatu yang sebenarnya yang tak
pantas ku ucap lagi..
“Aku tak ingin melihat sosok yg kusayangi bersedih ..!! Aku
tak ingin melihat dia menangis!! Aku tak ingin melihat dia kecewa…!!”
Karna kebahagiaannya adalah kamu . aku selalu berdoa kamu bisa
slalu membuat dia tersenyum…
*jangan pernah kecewakan dia..!! karna mungkin kau adalah harapannya…
Tak perlu kau sesali sayang…! *Ah… Terlalu lancang aku
menuduhmu menyesali semuanya. Kau mana pernah akan menyesali perbutannmu ini
kan?? Gak akan kan?? Ya.. Aku ini apalah kerikil kecil itu sayang..!!
AKU ??
Tak perlu kau ingat ..!!
Aku disini akan berusaha Kuat
..!!
Aku disini Akan berdiri tegak menyaksikan kebahagiaan kalian . Aku Disini
Mungkin akan Cukup tegar melihatmu bersama kebahagiaanmu..
Tulisan ini?? *Hey Ingat !! Anggap aja ini sampah ..!! Bukan
apa-apa..!! ini hanya coretan lukaKu, yang tak berarti untukmu…
Ini sekedar pelampiasan rasa sakit ku..!! bukan untuk maksud
apa-apa..!!
*Aku harap kau tak lagii mengingatkanku , karna kata-kata ku yang
menyindirMu.. Aku bukan bermaksud menyiindirmu.. Tapi yang harus kamu tau. Ini
caraku… Caraku meluapkan Luka ku dan caraku melupakan Sakitku…!! . Aku harap
kau cukup dewasa untuk membiarkan caraku ini..
Untuk sosok yang selalu ku sayangi .. *Biarkan dia tetap
bahagia….


kisah nyata ini nis? :o
BalasHapus