Jumat, 03 Januari 2014

Tertawalah, sebelum kau merasakannya...!!

Dalam diam, aku selalu merindukanmu...
merindukan setiap dentingan waktu yang kulalui hanya berkomunikasi denganmu...
semua pesan singkatMu yang kau tuliskan dengan penuh Emosi ., merindukan desahan suaramu dihandphoneku yang hari itu dipenuhi dengan namaMu , tentangMu... dan semua kisah dan ceritamu...
Aku merindukanmu , semenjak  kau memilih pergi meninggalkanku dengan semua janji manismu, yaa.. Tepatnya saat Puasa ketiga tepat pada saat semua orang selesai melaksanakan sunnah dibulan Ramadhan yaitu Tarawih.
Aku tak pernah sehancur ini sebelumnya, dan tak pernah kurasakan mencintaimu begitu dalamnya begitu hebatnya bahkan begitu egois...!! Apa kau merasa itu?
Mungkin tidak kau sibuk menata dunia barumu tanpa pernah memikirkanku, bahkan menatapku dengan semua kisah tragis yang kau buat. semuanya enggan kau lakukan..
yaaa.. bahkan aku ingat ketika kau memanggilku dengan sebutan "Sicengeng" ya kau anggap aku sicengeng yang lemah, pada saat itu, tapi kau tak perna rasakan sakit yang kau torehkan inikan..!!
Masih teringat jelas diotakku , Kau yang menghancurkanku dan kau pula yang mencoba menguatkanku dengan kata kata ang aku pikir hanya fiktif , tak nyata... ahhh.. ya kau sering berkata "Jangan Nangis!!!" HEY ....??? bagaimana bisa ku menahan airmataku ? sementara dengan hebatnya kau menghantam hati, perasaanku. aku hanya seorang perasa, yang merasakan setiap dentingan perasaan dengan begitu sensitifnya, yang tak mudah menghapus bahkan membuang rasaku begitu cepat... !!
Mungkin kita berbeda, aku kamu berbeda . kau begitu cepat melupakanku dan ku begitu berlarut menggalau'i mu...
Aku tau apa yang dipikiranmu saat tulisanku didunia 140 karakter . bukan?  Aku seorang penggalau yang selau menggalauimu, yang selalu membesar-besarkan luka yang selalu mencari perhatian melalui tulisan tulisan yang absurd yang memancingmu untuk mengerti perasaanku. Mungkin kau menilaiku sikonyol yang terlalu berharap. ahh... Kau menertawakanku dan merasa bangga mempunyai seorang yang gila dan terlalu gila dlm menggilaimu, bukan???
Teruslah tertawa sayang, teruslah menertawakanku dan perasaanku.
Sampai kau benar-benar mengerti dan merasa bagaimana mencintai seseorang dengan gilanya, seperti aku mencintaimu...!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar