Senin, 20 Januari 2014

Nyatanya , Kau lebih butuh Dia !

Air bening itu perlahan mengalir, jatuh satu per satu . melewati pipimu dan membasahi wajahmu. "Oh Tuhan , Kau menangis!" "apa yang membuatMu menangis?" . "Apakah perkataanku tadi?" atau "Kamu menyadari semuanya..." ! Iyaa .. Semuanya . Kesalahan semua tindakanmu. Aku tau Kau hanyalah anak mama yang dirusak oleh pergaulan. Kau seorang yang penyayang dan sosok yang lugu. Aku tau, kau Capek dengan semua perkataan orang ! kau lelah dengan smua makian yang kau terima! kau jenuh dibanding-bandingkan oleh orang sekelilingmu. Dan aku tau Kau pengen berubah , tapi kau tak tau bagaimana caranyaaa....
             Hari ini Kau menangis, ntah perkataanku yang sangat menyakitkan. atau kau tersentuh dan membenarkan tanggapanKu. aku harap itu sebuah tangis "Menyadari" .  Menyadari semua sikapmu slama ini dan menyadari semua yang telah terjadi....
         Setelah Tangisan itu, Kau mulai diam . dan esoknya Kau tak kulihat ! Yaa.. Kau menghilang dibalik hujan .
              Hari ini kau tampil lagi, terlambat dua jam pelajaran. ntah itu kembali kemasa mu . atau memang ada hal lain. aku tak tau pastinya. kuharap kau tak mengulang masa kelam mu yang dulu !
ahh... aku tak tau , apakah itu harapan yang sia sia atau bukan..

               Kau berlari , Menendang sibulat hitam putih. dengan cermat yang berskill tinggi kau tendang dengan sekali tendangan . Kau sering melakukan itu membobol gawang lawan. dan memberi point ke tim Mu . Kau hebat sehinggaku memanggilMu abang Striker :) Penyerang yang cermat !
Tapi untuk Hari ini? tak bergairah... apa kau sakit? *lagilagi pertanyaan itu hanya tertanya didalam hati . tak berkesempatan untuk melayang diudara..
Berulang kali kulihat kau terjatuh, tapi kau bangkit lagi , terus berlari sampai pertandinganpun selesai.
Kau mengarah padaku, tepat disampingku . Kau menunjukkan lukaMu . yaa.. Seperti dulu saat kau mengadu kesakitan kepadaku , merenggek manja karna luka atau pun benturan stelah kau bertanding. Tapi, belum sempat aku merespon keluhanMu. Dia datang dengan senyum termanis yang iya punya. dia melihatmu dengan wajah yang sangat khawatir , ntah itu beneran atau hanya buatan , ntahlah... Dia memegang pinggangMu lembut. Menanyakan kamu kenapa dan ada apa?  . *Aku benci itu ! Aku benci disaat dia hadir , merangkulmu mesra dan memeberikan perhatianNya untukMu. AKu benci! AKU BENCI ! Tapi aku bisa apa? , Aku punyak Hak apa atas kamu? Kau tak tau kan rasa apa yang tiba-tiba menusuk hati mantan kekasihmu ini?
Aku berlari, pergi dengan langkah buru-buru. aku tak sanggup harus melihatMu dan dia yang begitu lekatnya. dia masih merangkulmu.. Tepat saat aku pergi... Rasa rasanya Hatiku seperti tergores luka tersayat.. setelah rasa itu sudah lama pergi dan mengapa aku merasa kannya lagi??
Aku tau yang kau butuhkan saat itu, air dingin yang bisa mengobati lukamu. Aku sampaikan apa yang kau butuhkan melalui sosok orang lain, dengan wajah polos dia memberikannya padamu! . kau tau mengapa aku tak berikannya sendiri ? *Nyatanya kau tak butuhkan ku ! yang kau butuhkan dia ! sosok yang merangkulmu dan membantumu berjalan ! Perih memang, tapi aku bisa apa?
aku hanya bisa berlari meninggalkan kalian , berlari dengan cepat dan stelah jauh.. Aku mencampakkan apa yang kugenggam. aku meluapkan amarahku. Mereka memandangku...
tanpa tau mengapa aku seemosional itu...
Mereka menatapku ! tapi peduli apa aku sama mereka?! ahhh... semua begitu menyakitkan !

               Aku hanya bisa duduk diam dibangku ku ! sementara kau? datang dengan Dia? *Oh..Tuhan Luka apalagi yang kurasa ! Apa kau mengerti gerak gerik amarahku tadi? apakah kau menganggapku sosok yang memang tak memperdulikanmu lagi .
Ntahlah.. apapun pandanganMu terhadapku !

           Aku benci dia ! Dia memang temanku, tapi secra tak sadar rasa benciku mencuat untuknya. untuk sesorang yang slalu merebut kebahagiaanku. sosok yang selalu mengambil bagianku ., sosok penggoda yang suka menggoda laki laki . yaaa.. itu pandanganku terhadapnya ! Mengapa tidak? Dia sosok yang mempunyai kekasih dengan mudahnya meragkul, mengenggam dan bermanjaan dengan lelaki lain ! What the hell about her !

          Lagi lagi, aku tersadar ... Rasaku tak mungkin terealisasi Bukan karna dia atau apapun . tapi karna benteng perbedaan aqidah yang memisahkan kita !
*Untuk Semua hal, aku harap kau bisa berubah dan bahagia dengan smua kehidupan yang kau puny ..!!

Dari Sosok Yang pernah indah!!
Sosok dari tanggal 25 yang masih saja ada!
Sosok yang slalu memanggilMu "Striker"
Aku menyayangimu :) 

Sabtu, 11 Januari 2014

Bagaimana dengan dia?

Ah. Kau berhasil membuatku pusing, mengacaukan pikiranku , membuyarkan konsentrasiku . dan sekarang apa? semua inspirasiku hilang mendadak karna permasalahan yang kau timbulkan dengan sendirinya..!
Mengapa semua terjadi seriwet dan serumit ini ..! dan kau ciptakan gejolak dan perseteruan didalam diriku??..
Aku tak menyangka , kau melepaskan sosok yang slalu menatapku sinis itu dengan mudahnya, kau mendiamkan Sosok yang slalu mencuriga'iku dengan tujuan yang tepat?
 tanpa alasan yang jelas dan secepat itu kau berbalik arah kearahku?! Lalu dia akan berpikir apa tentangku??
Hanya karna status kita yang "mantan" , mengapa aku slalu dicuriga'i?
Hanya karna status kita "mantan" , mengapa aku yang ditatap sinis?
Atau aku salah terlebih dahulu hadir didalam hidupMu, menorehkan 25 september kita dengan sempurna?
Aku hanya menganggapMu "Abang" , sama seperti mereka yang lain, bukan?
Keterikatan kita sudah lama terjalin, kau dan pemain futsal lainnya. kita seperti keluarga kecil yang harmonis. Sesimpel saat aku mensupport kalian ditengah lapangan, sesimpel kalian yang slalu melindungi aku! Kalian memanggilku "manager" dan kalian pemain futsalku. yang slalu membawa kemenangan untukku ! Sesederhana itu ! tak heran kalo diantara kita terjalin ikatan yang kuat kan?. tapi mengapa dia tak pernah mengerti? bidadari mu tak bisa memahami itu.. Sepayah itukah dia?
beritau dia, cemburu nya sangat membabibuta..
ahh... dan payahnya kamu , kamu tak perna memperdulikan kecemburuannya yang gila itu..!!
*Jangan hiraukan* , itu pesanMu? bagaimana bisa? aku hanya seorang perasa yang mempunyai rasa yang begitu sensitif , aku tak suka jika oranglain salah paham dan sinis terhadapku..!! Tolong mengerti...!!

Ahh.... Dan lagi lagi Kamu , mengapa begitu suka berpaling dari dia? , Mengapa slalu menghubungiku, mengapa slalu mencari cela dengan kata "sayang" , merenggek kesakitan seperti anak kecil disaat cedera melandaMu, meminta izin samaku hanya untuk skedar memakai Jersey *RealMadrid , menelponku pada layar ponselMu, memetik gitar dan menyanyikan 2 lagu untukku, slalu begitu... "Tiada guna lagi" , "Pelangi dimatamu" dan terkadang "Luka disini" . melodi melodi itu yang slalu mengalun lembut ditelingaku , seperti yang kau lakukan , slalu menatapku disaat aku menulis dan slalu memandang mataku dan kau tau itu hal yang membuatku Lumpuh dan tak bisa berkata..!! mengusap lembut kepalaku dan mncubit pipiku . Kau seperti abang buatku. tapi dia apa bisa berpandangan seperti itu?
abang adek kah ini? atau tanpa kusadari ini seperti bermain dibelakang dia?!
Aku tak bermaksud bermain atau apapun ! kau abangku , dan aku adekMu. sesederhana itu..!!
tapi, aahh... Lagi lagi kau membuatku kesal..! Kau tinggalkan dia dengan alasan yang tak logis..
kau berbalik arah kearahku..
menggenggam erat tanganku, menatap lembut mataku dan berharap untuk kembali...
Lalu bagaimana dengan dia??
wanita yang tinggalkan dengan alasan tak jelas, ?
wanita yang mencintaimu , dan kau sia siakan?
bagaimana hatinya?
lalu dengan luka menganga nya? Lukanya belum cukup kering untuk menerima kenyataan itu...
dan airmatanya? bagaimana airmata nya yang mengalir nanti hanya karna kita??
aahhh.... Wanita begitu sensitif, aku memahami luka bagaimana yang dia hadapi. aku hanya tak ingin membuat luka untuk seorang wanita yang meskipun tatapan dia yang begitu sinis terhadapku.
aku pernah diposisi dia..! dan itu menyakitkan...!!
Dan aku ragu , apakah ini sebuah cinta atau hanya permainan yang diciptakan player sepertiMu.. :)
semoga kebahagian tercipta untuk , aku , kau dan dia ...

Peluk cium buat abangStriker kesayangan :*
Semoga AbangAdekan kita ini yang terbaik {}

Jumat, 03 Januari 2014

secuil kisah dari pesan singkat



Hp ku berdering mengalunkan lagu indahnya avril lavigne *wish you were here* . yaa.. aku hapal nada-nada pengingat tanda masuk pesan dihandphone ungu ku ini. Ku buka pesan singkat itu.. dan muncul isi sms dari sang pengirim. Yang mengatakan “Selamat pagi , semoga hariMu indah” . doa untukku pagi ini, membuatku lebih semangat dari sebelumnya…
Ntah mengapa sipengirim sms ini membuatku begitu semangat menjalani hari dengan pesan singkat yang slalu ia krim ke nomer ku…
Aku tak tau dia. Wajahnya, guratan senyumnya.. yang aku tau hanya sepercik namanya. Sepercik nama dari identitas sipengirim sms favoritku ini…
Setiap pagi, menjelang makan siang, dan setiap aku ingin memejamkan mata kembali keperaduan mimpi-mimpiku. Tak luput dari sms dari sang pengirim favoritku….
Ntah mengapa.. aku suka membaca pesan singkatnya…
Aku suka makna dari setiap kata yang ia luncurkan…
“selamat pagi , hari yang indah untuk senyum terindah”
“Jangan lupa makan ya…!! Hari ini Tuhan udah beri rezki yang cukup, jangan disia-sia’i…”
“Selamat tidur, jangan lupa berdoa untuk mimpi terindah”
Ahhh… kata kata yang begtu manis bukan??
Dari dia yang tak ku tau siapa..
Dari dia yang slalu kutunggu-tunggu…
Dia yang slalu menemani harihariku dengan pesan singkatnya…
Terkadang aku sperti orang kehilangan warasnya, senyumsenyum sendiri membaca layar handphoneku..
Yaaa… Dia.. aku jatuh cinta padanya…
Pada sipengirim pesan singkat itu..
Aku cinta pada setiap sms dan katakatanya yang slalu menemani hariku..
*kembali kedunia nyata…
Riani membuyarkan lamunanku, senyum tanpa arahku, dan berhasil membuat handphone ku terjatuh .
“kenapa sih la??” sapa riani.
“Ri, sepertinya aku lagi fall in love deh..”
“sama siapa?, mantan lo itu?” terka sohiiib akrabku..
“ihh… gak loo..!! gilak lu kalo aku kembali kedia..”
“jadi sama siapa? Ya, wajar kali aku berpresepsi begitu. Soalnya lu kan korban gagal moveOn, bukan begitu nona Dirla??” goda riani..
“iih… enggak lo ni, aku suka dia…!!”
“siapa?”
“pengirim sms yg slalu aku ceritai itu??”
“pengirm gk jelas itu? Kok bisa? Emank lo da tau orangnya gimana?”
“enggak..” jawabku singkat, berhasil membuat mata Riani terbelalak kaget..
“gimana caranya cobak lu suka ma tuh orang? Jumpa gk pernah, tau orangnya yang mana jugak enggak”
“Love is Blind, Riani.. Aku suka smua pesan singkat dia, aku nyaman ngobrol, tukar pikiran sama dia dan aku suka dia..” jawbku masih berkhayal”…
“gilak lu sumpah…!! Trus kalo lu tau wajah tuh orang dan gak type lo banget gmna? Kecewa yang iyanya lu…”
“i don’t care ..!! aku gk peduli mau dia gimana. Yg penting aku nyaman. Aku suka dia. Daan aku gk mau kehilangan sms sms singkat dia…”
“lu suka orangnya ? apa sms nya sih?” tanya riani mengerutkan dahi..
“Dua duanya.. Yaaa.. Intinya Aku sayang dia….!!” Kataku seraya meninggalkan Riani yang masih penuh tanda tanya dijidatnya..
        Yaaa… Semua berjalan dengan cepat. Aku menyayangi dia. Sosok yang tak kukenal wujudnya..
dia lebih dari segala apapun, dia tak pernah kulihat tapi dia tak perna membiarkan ku kesepian.. Aku tak tau senyumnya, tapi dia slalu membuatku tersenyum… *Aahh… sipengirim sms itu.
Hingga hari ini..
Aku heran, knapa sipengirim sms itu, tak menghubungiku?? Tak menghiburku?? Tak menyapaku??
Aku kehilangan setiap moment dengannya hari ini…
Hingga esok hari , esoknya…
Dimana dia?
dimana sosok yang slalu menghiasi pagiku dengan selamat paginya??
Dimana sosok yang slalu mengingatkanku makan , dan bersyukur atas rezeki tuhan??
Dimana sosok penghantar mimpi indahku??
Mengapa Dia pergi?? Mengapa dia lenyap??
Mengapa dia tak memberiku kabar?? Mengapa dia sekarang membiarkanku kesepian?? Kenapa dia tak menggurat senyumanku lagi? Kenapa tak diisinya hariku lagi??
Ahh… aku kangen pengirim sms itu…
Aku kehilangan dia…
Kedengaran lucu bukan?? Aku kehilangan dia yang tak pernah kumiliki..
Aku kehilangan dia yang tak pernah kulihat…
Aku kehilangan dia yang tak pernah kutau sosoknya..
Dan aku kangen Dia ..
*Cerita yg tak kumengerti dari secuil pesan singkat??
Yaa… pesan singkat yang mengajarkanku arti mencintai, Tak selamanya dibutuhkan mata untuk melihat objek yang dicintai.. melainkan hanya dibutuhkan seutuh hati untuk mencintai dengan sempurna.
Dan secuil pesan singkat yang mengajarkanku arti kehilangan.. merasa kehilangan tak harus memiliki, seperti halnya aku yang kehilangan sosok yang tak pernah kumiliki tetapi sosok yang slalu menemani…

Manusia dibalik layar



pernahkah kau memandangku..
Sosok yang tak begitu kau makna’i kehadirannya…
Pernahkah kau Rasakan Hadirnya aku?
Seungguk daging yang berusaha untukmu..
Atau kah mampu kau melihatku??
Sosok yang masih berjuang disini….
Dapatkah kau rasakan setiaku?
Aku masih disini tak berpaling dari hal ini…
Adakah aku?
Kurasa tak pernah ada…
Aku hanya sosok yang tak berguna bagimu..
Sosok yang tak begitu penting…
Seungguk daging pelengkap saja…
Bahkan kau tak perna bangga atas aku …
Matamu terlalu sempit untuk melihat ku…
Karna bagimu hanya Dia, Mereka yang melakukan nya…
Lalu aku??
Aku hanya Manusia dibalik layar..
Segala hal aku yang membuat..
Tapi tak perna kau memandangku..
Sedikit saja…
secuil saja…
Kenapa kau hanya memandang Mereka??
Sosok pemunafik yang sempurna…!!
Sosok yang bersenang” atas lelahku…
Sosok yang menikmati keringatku…
Sosok yang mendengar pujian yang seharusnya milikku..
Lalu aku kau anggap apa??
Orang yang tak bisa berbuat apa-apa??
Manusia yang tak perna dibutuhkan…?
Atau bahkan hanya pengacau saja…
Aku Cuma manusia dibalik layar…
Yang tak pernah mendapat hasil dari kerja keras…
Aku hanya manusia dibalik layar…
Yang hanya menikmati serpihan serpihan kesalahan…
Aku hanya manusia dibalik layar…
Yang tak berani menyuarakan hak hak ku…
Dan kau anggap aku sebagai orang yang hanya Diam…!!
Bagaimana mungkin aku bisa berbuat didepanMu..
Sementara mereka??
Mendiskriminasikan semua hal yang kulakukan…
Dihadapmu dimatamu…
Hanya mereka…
Bukan aku…
Sekalipun itu aku…
Kau tak lihat aku…
Kau tak pandang aku….
Karna aku Cuma manusia dibalik layar…
Yang tak ku tau..
Kapan setiaku kan berakhir

Kau mengajarkanku mengenal ilahi



Pagi ini mentari sengaja memperlihatkan sinarnya dengan sempurna, perlahan angin semilir mengusik telingaku dengan perlahan. Cuaca pagi ini cukup cerah. Ku awali hari dengan berjalan kaki menyusuri panjangnya jalan yang terbentang untuk menuju kesekolahku. Saat sampai dipersimpangan jalan aku melihat seorang nenek, nenek yang hendak ingin menyebrang jalan tapi terlihat nenek itu sepertinya sedang ketakutan melihat mobil yang brlalu lalang dengan kecepatan diatas normal.
        “hmmm… kasihan nenek itu, kemana sih anak-anaknya??” pikirku dalam hati. Seharusnya kan wanita setua itu kemana-mana harus ditemani. Runtukku dalam hati.
tiba-tiba ada tangan lembut menuntun nenek tersebut menyusuri aspal yang dipenuhi deru kendaraan tersebut. Setelah sampai disebrang nayla mmberikan nenek tersebut bungkusan seperti bungkusan makanan, ntahlah aku pun tak tau pastinya.
        “Nayla” kata ku pelan. Yaa.. Nayla Teman sekelas ku yang menurutku penampilannya kuno, bayangin aja dia memakai pakaian yang sedikit kebesaran dengan ukuran badannya. Jilbab yang menutupi hampir seluruh badannya. Uwwoooow… gak kontras banget kan dengan zaman sekarang.
        “Assalamualaikum Chika… “ sapa nayla dengan senyum yang terkembang
        “waalaikum salam” jawabku agak gugup
        “kamu mau kesekolah?? Barengan yuk “
        “hheh.. boleh”
        “itu tadi nenek kamu nay?” tanyaku perlahan.
        “yang tadi? Ohh… bukan”
        “aku pikir nenek kamu. Aku sering liat kamu memberikan sesuatu ke nenek itu tiap pagi. kamu kok perhatian banget sama nenek itu?”
        “hmm.. nenek itu sebatang kara , dia ditinggal pergi oleh anak anaknya, aku cuma bantu nenek itu aja kok” jawab nayla denga senyumnya yang khas, matanya yang teduh dan wajahnya yang trus terang aja buat aku ngerasa damai. Hmmm.. aku pikir pikir ni anak baik juga yaa… salut aku dengan kebaikan hatinya.
        Nayla, sosok gadis yang ramah dan pintar dan sederhana, banyak teman sekolahku yang menyukai Nayla. Mungkin karna kerendahan hati dan keramahan nya itu. Dia baik dan suka menolong siapapun yang butuh bantuan. Tak kupungkiri terkadang aku heran melihat kebaikan anak ini. Pernah suatu waktu aku brtemu dengan Nayla dijalan tepat pukul 10 malam . saat aku tanya dia hendak kemana . dia menjawab mau kerumah Ratih , membantu Ratih mengerjakan tugas yang ia tidak mengerti. Dngan kebaikan hatinya Nayla masih menyempatkan waktu untuk membantu Ratih menyelesaikan tugasnya. Dan seperti kejadian pagi ini juga. Hampir stiap sore aku melihat Nayla dipinggir jalan memberikan makanan dan buku buku untuk anak jalanan itu. Aku sempat terheran heran dengan sikap anak ini.
Jauh berbeda dengan kepribadianku, yang menurut orang tidak ada baik baiknya. Aku dan teman temanku sering menghambur hamburkan uang untuk sekedar shopping, jalan-jalan, dan nyalon berjam jam. Gak ada kata sederhana didalamnya.
Aku dulunya membenci Nayla, karna menurutku gaya nya kuno dan gak ada bagus bagusnya, dan aku belum pernah bisa ngalahi dia dalam belajar. Rese’ bangetkan ni anak. Tapi perlahan benci itu hilang, setelah kemarin Nayla membantuku lolos dari ancaman SPO. Karna ulahku disekolah yang sengaja ngerjai Nayla. Dan hebatnya itu anak gak marah dan mau membebaskan ku dari SPO. Dari sejak itu aku mulai membuka diri ke Nayla. Ntah alasan mengapa lagi ntahlaaah… yang pasti saat Nayla tersenyum, senyum itu membuatku tenang.
                                                ********
        Hari ini pelajaran agama. Dan Aku ditugaskan berdua dengan Nayla mngerjakan tugas yang diberikan guru agama. Terpaksa siang ini aku harus panas panasan demi mngerjakan tugas ini bersama nayla.
        “allahu akbar.. alahhu akbar…..” tiba-tiba terdengar suara adzan yang menyeru kota ini.
“Alhamdullillah .. sudah masuk waktu ashar, kita singgah ke mesjid dulu ya chik” kata nayla dengan nada bicara yang lembut.
“buat apa Nay??”
“kok buat apa? Yaa untuk sholat lah.”
Aku terdiam mengangguk angguk, mengikuti langkah perempuan berjilbab ini.
Nayla pun membuka sepatunya dan melangkah menuju ruang yang didepan nya terterah tulisan “Tempat wudhu” . aku masih terdiam menatap langkah nayla.
“Kok masih berdiri disini?? Kamu gak sholat chik?? Sholat yuk..!”
Tanpa banyak tanya aku mengikuti gerak kaki Nayla ketempat wudhu dan stelah itu aku sholat briringan dengan nayla. Setelah usai berdoa. Aku beranikan diri untuk bertanya pada gadis ini.
“Nay, knapa kita harus sholat sih??”
Nayla tersenyum. “Sebagai seorang muslim sholat itu wajib. Sholat juga merupakan tiang agama. Sholat itu ibarat rasa syukur kita kepada Allah SWT”
“hmm.. knapa kita harus bersyukur nay??”
“hmm .. kenapa? Simple aja chik, kita menghirup oksigen tanpa dipungut biaya sepeserpun, kita dapat menikmati dunia ini karna Allah, kita bisa hidup, kita bisa belajar dan semua khidupan yang kamu dapat ini dari Allah juga kan?” jelas Nayla dengan wajah yang tenang.
“Kehidupan?? Mungkin Allah Adil dngan kamu nay, tidak dengan aku”
“lah. Kenapa gitu?”
“yaa.. kamu mempunyai keluarga yang harmonis. Keluarga yang slalu ada buat kamu, yang slalu mngajarkan kamu mengenal Allah. Sedangkan aku? Papa Mama ku bercerai sejak aku kecil. Mama aku membawa aku pergi dan tidak mengizinkan aku bertemu papa, sejak kecil aku selalu sendiri ditemani pembantu paling, bahkan bertemu mama pun aku jarang, aku tidak pernah ngerasa bagaimana rasanya saat mama mengajari aku, terlebih aku gak perna dapat sentuhan agama dari mama. Paling dulu bi’ inah yang mengajari aku gimana sholat.” Terangku seraya menitihkan airmata. Yaa.. keluarga aku broken home dan karna itu aku lupa gimana rasanya brsyukur. Dan aku tak tau mengapa aku harus bersyukur.
“tuhan gak adil ya sama aku?” kata ku lagi kali ini menatap mata nayla.
“Chika.., jangan berkata begitu. Tuhan selalu adil terhadap hambanya. Bukankah allah maha adil? Seharusnya kamu bersyukur dengan kehidupan yang berkecukupan yang Allah berikan kepada kamu . Lihat mereka… iyah. Anak jalanan itu,  Nasib nya tidak sberuntung kamu, mereka dibuang dijalanan ini karna minimnya ekonomi keluarga nya , tiap hari mengais nasi dari tong tong sampah itu, memakan makanan yang tak layak untuk dimakan, kalau malam tiba, mereka tidur diemperan toko, ngerasai rasanya dingin malam. Bahkan mereka gak pernah ngrasa’i gimana indahnya bangku sekolah.” Mata Nayla masih menatapku.
Aku memperhatikan anak anak dipinggiran jalan tersebut, Airmataku menetes tak tertahankan lagi. Mungkin Nayla bener aku lebih beruntung dari mreka.. Tapi kenapa aku gak pernah bersyukur selama ini ?, aku gak pernah mengungkapkan rasa terimakasih ku ke Allah?. Bahkan mengenal Tuhanku pun aku tidak. Hmm.. berdosa sekali hamba ini ya Allah. Yang tidak pernah menyebut nama mu, yang tak pernah bertrimakasih atas karunia mu.. hamba yang slalu melupakanmu didera kecamuknya hingar bingar dunia. Aku menangis tak tertahan dibahu Nayla.
“Allah masih maafin aku gak ya nay?” tanyaku pada Nayla dengan penuh pengharapan.
“Allah maha Pemaaf chik.. Allah slalu menerima  maaf dari hambanya yang bertobat kok..” kata nayla mengusap bahuku.
Aku tersenyum lega. “Nay, Ajarkan aku mengenal Allah?”
Nayla tersenyum . “Dengan senang hati.”
        Sejak Hari itu aku mulai sholat dan mengaji dengan bantuan Nayla. Nayla banyak mengajarkanku tentang ilmu Agama , Dia tak jarang membawa’i ku buku buku tentang agama, tuntunan sholat lengkap, bagaimana menjadi muslim sejati dan banyak buku lainnya. Aku belajar banyak ilmu agama dari Nayla. Dan tentu nya jg bantuan ustadzah Nina. Kenalan yang dikenalkan nayla kepadaku. Nayla sering mengajakku ikut serta dalam pengajian dan mentoring agama, yaaa… itung itung nambah ilmu agama . Aku gak pernah lagi tuh shoping-shoping gak jelas, Hunting, nyalon bareng teman teman ku yang dulu pun tak pernah lagi ku lakukan . ini membuat teman temanku yang dulu pada heran dan marah marah dngan kebiasaanku yang sekarang. Aku coba jelasin sama mereka. Tapi mereka malah tertawa sinis menatapku. Yaaa…. Aku berharap mereka mengerti.. L
        Sore itu Nayla janji mau kerumahku membawa hadiah buatku karna alhamdulillah sekarang aku sudah lancar membaca al-qur’an. Dalam hati aku bertanya tanya kira kira hadiah apa ya yang dibawa Nayla. Hmm.. Nayla memang sahabat yang penuh kejutan. Yaa.. Nayla sahabat sebenarnya bagiku.
Lama sekali aku menunggu, Nayla tak kunjung tiba . jantungku berdetak tak karuan memikirkan Nayla. Tiba-tiba bi’ Inah memanggilku dengan suara yang nyaris 8 oktaf.
“kenapa sih bi? Ohya.. nayla belum datang ya…??” tanyaku heran.
“itu non masalah nya. tadi ada yang nelpon katanya Nayla….” Bi inah masih tergagap dengan kata kata nya.
“gak jadi datang? Hmm.. pasti dia ada janji mentoring ya bi’” sambungku ringan.
“Bukan non, Nayla kecelakaan”
“hhah?? Nayla kecelakaan bi’?? bibi jangan bercanda??” kataku panik sekali ,
“dan me-ning-gal” lanjut bi inah kali ini terseduh dengan kata terakhirnya.
“APA??? NAYLA MENINGGAL?? Hhah?? GAK MUNGKIN!” teriakku gak percaya dengan apa yang aku dengar. Aku jatuh terduduk , mataku panas, buliran buliran airmatapun jatuh membasahi pipiku. “Nayla gak mungkin meninggal” runtukku dalam hati. Aku berlari secepat kilat menju rumah Nayla yang saat itu sudah tergantung bendera merah. Bergegas aku masuk melihat seonggok mayat terbaring ditengah ruang tamu dikelilingi orang orang yang tak henti membaca yasin dan doa doa. Ku lihat senyumnya, wajah seputih kertas itu. Yaa.. itu Nayla. Sosok yang mngenalkanku kepadamu ya Rabb..,
Aku terduduk lemas. Tuhan, katakan padaku ini Cuma mimpi, ini hanya mimpiku saja. Sosok sebaik nayla. Kenapa harus pergi secepat ini?? Aku masih membutuhkan dia untuk mengajarkanku mengenalmu, ya Rabb..
L
Pemakaman Nayla hari ini begitu hikmat, bnyak pelayat yang merasa kehilangan sosok insan sperti Nay, nenek itu, anak anak jalanan mereka menangis kehilangan sosok malaikatnya. Ibu Nayla mendekatiku ,mengusap bahuku dan memberikan seebuah bingkisan buatku “dari nayla, untuk kamu”
Ku buka perlahan bingkisan itu dan kudapati sebuah buku yang berjudul “Jilbab wanita muslimah” karya M. nashiruddin Al-Abani. Dan didepan buku itu kudapati tulisan dari Nayla .
 
“pada akhirnya kehidupan ini akan berakhir ditangan yang kuasa, slagi ada waktu marilah kita meraih ridho ilahi. Semoga kita menjadi muslimah sejati . amin” .Nayla.








        Sudah saat nya aku menjadi orang yang lebih baik. Nayla tlah bnyak mengajarkanku mengenalmu ya rabb, Aku berjanji akan menjadi manusia yang lebih baik lagi. ” Nay, Terimakasih untuk apa yang kamu berikan selama ini, terimakasih untuk ilmu dan keikhlasan yang kau ajarkan. Aku janji Nay, Akan menjunjung tinggi Islam dan menyuarakan Islam dengan baik. Mulai sekarang aku akan menutup auratku secara haqiqi. Islam Agama yang benar dan mengajarkan kebenaran. “Ya Allah, terima sahabatku disisimu, sampai akhirnya nanti semoga kita dipertmukan di tempat paling Mulia . yaitu surgaMu.. Amin..

Bangunkan subuhku, Bunda !!



“BANGUN KAN SUBUHKU, BUNDA…. !!!”
Langit masih bewarna kelam,gelap,hitam tanpa mentari diatasnya. Udara yang mengusikku pun masih terasa dingin. Aku bersembunyi dibalik selimut tebalku bermotif volcadot seakan tak mau pisah darinya. Tetapi ayam-ayam ini yaa.. ayam-ayam peliharaan ayah yang daritadi asyik bersahutan tampak tak senang.
          “uh… mengganggu…!!!” Runtukku dalam hati.
Adzan subuh pun kini ikut membangunkan ku dari pembaringan. Berat sekali rasanya badan ini. Aku pun tak ambil pusing dengan hal itu, makin kueratkan selimutku hingga menutupi kepalaku.
          “Tia, ayoo bangun……” Terdengar suara bunda membangunkanku.
          “ngantuk banget lo bun”
          “Bangun Tia, uda subuh ini. Ntar kesiangan sayang” bujuk bunda, kali ini dengan mengguncang tubuhku. Aku masih terdiam tak menghiraukan bujukan bunda.
          “Bangun Tiaa…. “ kali ini bunda menjawil telingaku. Mau tak mau Aku pun bangkit dari ranjangku mengucek-ngucek mataku dan kali ini menguap dengan lebar.
          “Huaaaaaaaaaa….. kenapa dibanguni sih bun? Tia masih ngantuk ini.”
          “Sholat subuh sayang, ntar kesiangan.”
          “Bunda ganggu orang tidur deh..!! Kenapa sih harus ada sholat subuh? Bunda aja kenapa yang sholat..!!”.
          “Tia, sholat subuh itu wajib!! Uda ah jangan tidur mulu. Sholat itu lebih baik dari tidur sayang” jelas bunda. Aku tak begitu memperdulikan kata-kata bunda. Aku pun menggerutu gak karuan mengutuk subuh kali ini seraya berjalan menuju kamar mandi. Ya.. mau gak mau aku pun terpaksa bangun dan mengerjakan sholat subuh.
                                                ******
Sore ini Ayah dan Bunda akan pergi kerumah nenek untuk tiga hari kedepan. Berhubung aku harus sekolah, akupun tak diperkenankan untuk ikut. Mau gak mau aku harus dirumah bersama tante Lies, adik bunda.
“Tia, Bunda sama ayah pergi dulu, Selama bunda pergi kamu jangan lupa belajarnya,sholat jangan tinggal terus satu lagi kalau subuh harus bangun, sholat!”
          “hmmm… iya bunda. Bunda hati-hati yaaa….!!” Aku pun menyalam bunda dan memeluk bunda sangat erat. Pelukan bunda begitu hangat buatku, tapi pelukan kali ini terasa sangat nyaman dan rasanya aku tak ingin lepas dari peluk bunda.
          “Bunda Pulang tepat dihari ulang tahun kamu. Bunda punya kado spesial buat kamu nanti. “ Kata bunda seraya tersenyum dan mengusap kepalaku dengan halus.
                                                          *****
          “Bunda Pergi, berarti gak akan ada yang menjawil telingaku kalau subuh tiba” kataku dalam hati. Dan setelah itu aku pun tertidur dengan pulas.
          “KRIIINNNGGG… kriiiingggg…. Kringgggg……”
Tepat dipukul 04.15 Hape ku berdering dengan lantangnya membuat tidurku kali ini terganggu, aku tak ambil pusing soal itu kubiarkan hape itu terus berdering hingga mati. Tapi akkkkhhhh…. Dasar!! Siapa sih jam segini sibuk menelpon ke hape ku. Hape itu berdering lagi dan mau tak mau aku bangkit dan melihat layar handphone dan tertera disana “Bunda”. Owh… My God, Bunda masih mengusik tidurku. Yaa.. aku pun terpaksa mengangkat telpon dari bunda.
          “Tiaa, Uda bangun?? Bunda tau kamu pasti belum sholat subuh. Sholat gih..!”
          “iya bun”
          “ingat jangan tidur lagi, harus sholat”
          “Bunda rewel deh…!!!” kataku ketus
          “udah.. sholat gih!! Assalamualaikum” bunda pun mematikan sambungan telpon.
Aku bangkit dan bergegas sholat subuh. Ntah mengapa aku sangat susah untuk sholat subuh dibanding sholat sholat yang lainnya.
                                                ******
          24.03 . Tepat Dimana Hari UlangtahunKu. Bunda belum pulang, tapi bunda janji akan pulang hari ini dengan membawa kado spesial buatku. Aku tak sabar menunggu kehadiran bunda.
J
          Saat menunggu, Tiba-tiba Hp ku berdering. Aku pun mengangkatnya dengan pasti. Seseorang disebrang sana berbicara kepadaku, tapi, Alangkah terkejutnya aku dan aku tak percaya dengan semua ini. Dia mengatakan bundaku kecelakaan dan meninggal. Aku terduduk tak percaya, mata ku mngeluarkan linangan airmata. “gak mungkin bunda meninggal!!! Bunda janji akan pulang dihari ulangtahunku..!! GAK MUNGKIN..!!”
          Pemakaman Bunda pun kulalui dengan hati yang goyah, dengan ayah disampingku aku merasakan kehilangan yang amat sangat dihari ulangtahunku. Ayah pun menguatkan aku. Selesai pemakaman bunda ayah memberikan bungkusan bewarna pink berpita ungu kepadaku. “dari bunda”. Begitu kata ayah.
aku membuka nya dan melihat sebuah mukenah bermotif bunga dengan corak yang sangat indah didalamnya. Disana juga aku menemukan secarik kertas yang bertuliskan
 “Selamat ulangtahun putri bunda, panjang umur sehat selalu. Bunda yakin begitu kamu buka ini kamu akan menyadari pentingnya bunda dihidup kamu, harapan bunda moga tia tambah rajin sholatnya dan gak malas lagi kalo dibanguni sholat subuh. Amin. Bunda sayang tia :* “
          Airmata ku mengalir tak tertahan . Bunda begitu berarti dihidupku.  Aku menyesal slama ini udah marah-marah kalau bunda membangunkan ku untuk sholat subuh. Sekarang?? Bunda uda gak ada. Tiada lagi malaikat yang membangunkan subuh ku. Tiada lagi yang menjawil telingaku kalau tiba waktu subuh, tiada lagi suara lembut yang mengajarkanku untuk terus bersimpuh pada ilahi. Bunda benar sholat itu penting!! Betapa bedosa nya aku slama ini uda marah marah kebunda kalo bunda membangunkan ku untuk sholat.
Ya rabb, Terima bunda disisimu, ampuni sgala dosa bunda.
“Bunda Tia janji , akan mengerjakan sholat 5 waktu dan gak akan susah untuk bangun subuh.! Tia sayang bunda :’) .” Aku pun mencium nisan bunda dan bertekad dalam hati untuk menjadi anak yang terbaik buat bunda.


*cerpen pertama yang ikut lomba..