Jumat, 13 November 2015

Membunuh Rasaku



Mungkin aku hanya perasa yang merasakan setiap detail tindakanmu, mengartikan hal-hal yang biasa menjadi luar biasa, membawa hal kecil kedalam relung perasaan yang seharusnya tak dirasakan. Ya. Mungkin benar kata orang sangat mudah bagiku untuk membawa segala hal kedalam perasaan termasuk kamu.

Tiada ada yang sepesial yang kau perlihatkan didepanku, semua sama. Seperti kau memperlakukan teman-temanmu yang lain. Namun, buatku segala hal yang kau lakukan terasa spesial dan hal ini membawaku kedalam ilusi cintaku, simpul simpul tak nyata yang kuartikan menjadi nyata itu membawaku semakin dalam. aku mencintaimu.

Seperti tak belajar dari pengalaman.
 Lagi-lagi aku jatuh dihati sahabatku sendiri. Padahal ku tau betul saat kau mencintai sahabatmu kau tak akan mendapatkannya sebagai kekasih dan kau akan kehilangannya sebagai sahabat. Dan aku tak ingin mengulang kesalahanku dimasa lalu kembali.

Membunuh rasa ini,,,,
 Ya aku harus membunuh setiap detakan, setiap getiran dan setiap dentuman yang ada padaku saat didekatmu. 

Bukan kau tak pantas kucintai, bukan kau tak layak menjadi sosok yang kukagumi.

Namun, aku tau betul kau sahabatku, aku sahabatmu.
 Dan aku? Sosok yang tak pantas berada dihatimu. Untuk alasan itu aku membunuh rasaku..

Membunuh setiap kekaguman yang kurasakan..

Membunuh setiap perasaan yang tercipta.

Mungkin tak mudah, tak akan menjadi mudah...

Namun sesulit apapun itu, aku harus bisa, aku harus kuat, aku harus mmampu membuang ilusiku dan kembali menerima kenyataan aku dan kamu sebatas sahabat.

Dan Rasaku biar kubunuh secepatnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar